logo

Penderita diabetes melitus atau yang sering disebut DM setiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit ini, Tim PKRS Aceh Barat pada hari Senin (20/08) lalu mengadakan penyuluhan mengenai diabetes melitus di ruang tunggu pelayanan rawat RSU Cut Nyak Dhien Kota Meulaboh.


Penyuluhan ini ditujukan kepada masyarakat umum dan pasien yang sedang berobat jalan di RS. Acara yang dibuka oleh direktur rsud Cut nyakdhien meulaboh dr. Akbar Siregar ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan penyebaran penyakit yang bisa menyerang siapa saja.


Lebih dari 100 peserta tampak memenuhi ruang tunggu di depan loket RSU Cut Nyak Dien antusias mengikuti penyuluhan yang disampaikan oleh dr Desra. Dalam kesempatan itu, dr Desra dengan gamblang memaparkan tentang apa itu diabetes melitus.


"Diabetes melitus sering kali terjadi karena pola hidup masyarakat kita khususnya pola makan yang tidak sehat," terang dr Desria.


Dr. Desra juga menjelaskan bagaimana cara menghindari diri dan keluarga dari penyakit ini. Selain itu, dr Desra menjelaskan apa ciri-ciri awal seseorang tertular penyakit ini.


"Tanda awal yang bisa menjadi indikasi seseorang tertular penyakit diabetes adalah luka yang sangat sulit sembuh. Bahkan pada banyak penderita, luka yang pernah dialami tidak bisa sembuh bahkan luka semakin besar," papar dr Desra.


Di kalangan masyarakat, penderita DM kerap dikucilkan karena luka yang tak kunjung sembuh tersebut. Bau busuk yang keluar dari luka menjadi sebab utamanya. Akibatnya penderita DM sering kali diabaikan dalam perawatan lukanya.


Penyuluhan ini ditutup dengan tanya jawab dan diskusi terkait penyakit ini. Kebanyakan masyarakat menanyakan bagaimana cara pencegahan agar dirinya dan keluarga tidak tertular penyakit ini.